CAHAYA DALAM KEGELAPAN: DUKUNGAN SPIRITUAL DAN EMOSIONAL MELALUI KONSELING PASTORAL UNTUK ANAK TUNANETRA
DOI:
https://doi.org/10.70420/tentiro.v1i2.69Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang memberikan deskripsi tentang anak tunanetra dari perspektif pastoral konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dukungan spritual dan emosional yang diberikan melalui konseling pastoral kepada anak tunanetra. Serta dengan harapan diri yang positif menjadi fokus penting untuk mendukung spiritual dan emosional anak tunanetra. Anak tunanetra merupakan individu memiliki gangguan penglihatan yang mengakibatkan keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
References
Brek Yohan, Budaya Masamper Lifestyle Masyarakat Nusa Utara, Banyumas: Pena Persada, 2022
Brek Yohan, Konseling Pastoral:Teori dan Penerapanya, Jawa Tengah: 2023
Engel J. D., Pastoral dan Kebutuhan Dasar Konseling, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016
Ervina Tika, Perbedaan Penerimaan diri penyandang disabilitas netra sejak lahir dan setelah lahir,(Semarang: UNNES, 2020)
Kosasih E, Cara Bijak Memahami Anak Berkebutuhan Khusus Bandung: Yrama Widya, 2012
Pitaloka Putriana, Jurnal Pendidikan dan Sains, Volume 2, Nomor 1, Januari 2022
Smart Aqila, Anak Cacat Bukan Kiamat: Metode Pembelajaran dan Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus Jogjakarta: Katahati, 2014
Sofyan Maulani, Program Pembelajaran Vokasional Peserta Didik Tunanetra Jakarta: UPI,2023
Tu’u Tulus, Dasar-Dasar Konseling Pastoral, Yogyakarta: ANDI, 2007
Umira Nayya, Journal of Special Education Lectura Vol.1, No.2, 2023
Wikasanti Esthy, Pengembangan Life Skills untuk Anak Berkebutuhan Khusus Jogjakarta: Redaksi Maxima, 2014
Wiryasaputra Totok, Konseling Pastoral di Era Milenial, Yogjakarta: Seven Books, 2019
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.